Wednesday, April 21, 2010

Makna Kartini @OPINI TVONE

Everybody knows pastinya, 21 april sebagai kelahiran Raden Ajeng Kartini tapi lebih tepatnya Raden Ayu Kartini sebenarnya. seorang pahlawan nasional yang telah memperjuangkan hak wanita yang di kenal dengan istilah emansipasi wanita. hampir semua program tv membahas hari kartini dengan berbagai macam ide dan format show. ada yang talkshow, komedian, musik, hmm termasuk saya sendiri bersama dengan tim menampilkan para wanita - wanita yang unik dan penuh inspirasi. seperti ibu farida ibunda dari bilqis (pengidap atresia bilier),Eyang Titik Puspa, dan ibu ipah dan pak maman yang memiliki 22 orang anak.
perbincangan saat briefing yang menarik di mulai dari ibu dewi farida ibunda bilqis, sungguh beliau memberikan motivasi yang luar biasa untuk para orang tua dan terutama bunda dari anak - anak yang memiliki kasus sama seperti bilqis. pasca meninggalnya bilqis, ibu farida memiliki niatan untuk menjadi seorang motivator, dia pun akan menulis buku yang berisikan perjuangannya ketika menjalani masa - masa sulit menghadapi kenyataan bahwa bilqis mengidap penyakit yang mematikan, untuk kesembuhan bilqis, tidak lah sedikit biaya yang harus di keluarkan. setelah terexpose media,dukungan dari masyarakat indonesia bermunculan, mulai dari pengumpulan koin cinta bilqis, status jejaring sosial, namun sayang Tuhan memberikan pilihan yang lain, belum sempat bilqis menjalani operasi, bilqis pun di panggil yang kuasa. mungkin itu jalan yang terbaik untuk bilqis, semoga bilqis akan membawa kedua orang tuanya ke surga kelak ...aminn...

begitu sejuk dan saya merasa menjadi salah satu orang yang beruntung ketika bertemu dan briefing mengenai apa yang akan di bicarakan di talkshow, ibu dewi bercerita bahwa ada seorang ayah asal surabaya yang memiliki anak umur 7 bulan dan terkena atresia bilier, dan dia ingin bunuh diri. saya sampai merinding mba, dan saya akan kesurabaya besok atau lusa untuk menemui bapa itu, sekedar berbagi pengalaman dan memberikan motivasi kepada bapak itu(tanpa menyebutkan nama) begitu ucap ibu dewi yang saat itu sedang breifing bersama saya, dan steny agustaf di set talkshow. pembicaraan kami pun berakhir ketika waktu menunjukkan pukul 13:55, artinya siaran langsung segera di mulai.

siaran langsung berjalan,hmmm yang titik puspa gak sabar banget pengen jadi yang pertama muncul karena dia sudah datang dari jam 11 siang katanya udah capek nunggu, dengan harapan eyang titik bisa cepet pulang. hehee... ya sudah eyang masuk di segmen 2 akhir yah, hmm rubah rundown sedikit sih, tadinya eyang titik di segment 3 akhir rencananya mpe kelar.show must go on, eyang titik masuk di segemen 2 akhir, dan ibu farida di akhiri di segment 2 juga. nah eyang titik begitu kaget nya ketika tau bahwa kita akan menampilkan orang tua yan memiliki 22 orang anak.

yah ibu ipah dan pak maman akhirnya masuk ke set talkshow juga, yah memang sih penampilannya cukup memprihatinkan juga seperti keadaan rumahnya yang hanya terbuat dari kayu bambu yang ukurannya tidak begitu besar untuk keluarga besar pak maman.
suasana begitu mencair, apalagi ketika membahas keluarga pak maman, yah emang paling bisa deh steny agustaf dan rahmah umayah host nya opini menggali yang sesuatu yang bisa jadi bahan tertawaan, pak maman pertama melihat ibu, apa sih yang pak maman lihat? tanya steny, hmmm waktu itu saya hanya ingin punya seorang istri yang bisa ngajarin saya ngaji, karena saya buta huruf, jawab pak maman. trus sekarang udah bisa pak ngaji nya? tanya rahmah. ya bisa sedikit - sedikit jawab pak maman... (aduh pak, anak udah 22, masih bisa ngajinya kok sedikit sedikit) terang aja kita ketawa ngakak..... belum lagi ketika steny bertanya nama - nama dari ke 14 anak tersebut hahah sampe lupa dan ketuker - tuker nama anak dan urutannya... tapi hebatnya semua anak - anaknya di sekolahkan hingga sma dan smea, yah meskipun bapak dan ibu ini hanya berjualan asongan...yah mudah - mudahan anak - anak bapak maman dan ibu ipah bawa rezeki yah. jangan nambah anak lagi ya bu....

tapi inspirasi dari eyang titik juga gak kalah seru, sebagai pengidap rahim cancer, iya begitu concern untuk berbagi pengalaman dan memberikan tips dengan meditasi bisa membantu memulihkan kesehatan bukan hanya untuk rahim cancer, tapi untuk segala macam penyakit. kata eyang titik, meditasi itu baik di lakukan di pagi hari, yah gak usah lama - lama 30 menit aja, tapi sebelumnya minum air putih dulu. posisi meditasinya sila tangan di atas paha, pejamkan mata, dan rasakan tarikan nafas dari dalam perut... kalau berasa di tusuk - tusuk diam aja jangan melek matanya.
oke deh eyang titik, saya coba ikutin yah ....

selamat hari kartini buat para perempuan - perempuan tangguhhhhhh

clossing acara gw di tegur deh sama eyang titik, "eh kamu boongin aku, aku minta duluan biar cepet pulang eh malah sampai selesai". jawab gw: yah eyang, tadi aku iya iyain eyang mau duluan biar eyang sampai selesai", kalau gak gitu nanti eyang gak mau lagi sampai selesai . di geplak deh gw ujungnya .... hahah...peace eyang titik
thank you any way for all tim untuk ketawanya di hari kartini..

No comments:

Post a Comment