Tuesday, February 16, 2016
Anak Asi ku sudah 1 tahun
Alhmadulillah Hirabbilallamin, puji syukur Allah telah memberikan anugerah terindah dalam kehidupan keluarga kecil kami, anak perempuan yang terlahir 31 januari 2015 kini sudah beranjak 1 tahun di 2016 ini.begitu kamu terlahir 31 januari 2015 lalu kamu harus di oksigen karena mungkin kesalahan bunda yang berpindah rumah sakit dari RSCK kota baru parahyangan, setelah proses induksi yang tak kunjung juga ada pembukaan dokter RSCK yaitu dokter irna menyarankan untuk dilakukan proses kelahiran saecar karena sudah hampir 24 jam induksi tidak bereaksi, tapi bunda membandel karena ingin melahirkan kamu secara normal, selain ingin merasakan sempurnanya menjadi seorang wanita konon katanya sih begitu, budget juga lebih murah sesuai plafon asuransi kantor bunda hehehehe tapisayang setelah ke rs harapan bunda ternyata bunda tetap harus di saecar, singkat cerita kamu pun terlahir di rumah sakit harapan bunda buah batu pukul 10.48 pagi ditangani dokter kandungan dr.ogi yang sangat sangat baik dan juga dr. dida sebagai dokter anak hmm yang agak agak bunda ga ngerti.bukan hal mudah bagi bunda untuk menjalani waktu selama 1 tahun kebelakang ini ditambah lagi tahun lalu bunda masih bekerja, jadi kepala bunda ini terpecah untuk berpikir pekerjaan kantor dan juga kamu baby mungil.bunda ingin memberikan yang terbaik untuk buah hati bunda, tangisan ebingungan bagaimana mungkin hampir 9 bulan mengandung dan begitu lahir kita hanya bersama selama bunda cuti, setelah itu kamu dititipkan, karena bunda harus bekerja diluar kota.
selama 1 tahun ini pula saya berusaha memberikannya ASI exclusive.
ASI Ekslusif adalah perilaku dimana hanya memberikan Air Susu Ibu (ASI) saja kepada bayi sampai umur 6 (enam) bulan tanpa makanan dan ataupun minuman lain kecuali sirup obat. ESPGAN (European Society for Pediatric Gastroenterology and Nutrition), WHO (World Health Organization) dan FAO (Food Agriculture Organization) merekomendasikan pemberian ASI selama enam bulan pertama setelah kelahiran. Selama itu bayi tidak perlu mendapatkan makanan dan minuman apa pun selain ASI.
Secara alamiah, ASI diproduksi dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan bayi. Informasi mengenai jumlah kebutuhan ASI diperoleh melalui mekanisme pengosongan tempat penyimpanan ASI yang berada di bawah areola (bagian payudara yang berwarna gelap). Sistem produksi ASI sedemikian teratur dan sudah dipersiapkan sejak ibu dinyatakan hamil. Jadi sangat kecil kemungkinan jumlah produksi ASI tidak sesuai dengan kebutuhan bayi. Dalam berbagai penelitian menunjukkan bahwa ternyata ASI sudah bisa mengenyangkan dan memenuhi nutrisi bayi.
Kandungan ASI terdiri dari dua jenis air susu, yaitu foremilk dan hindmilk. Foremilk adalah ASI yang diproduksi pada proses awal menyusui, diproduksi dalam jumlah banyak dan mengandung protein dan laktosa, tapi kadar lemaknya rendah hanya 1-2 gram/dl atau sama dengan 1-2 gram per 100 ml. Kadar air dalam foremilk cukup tinggi sehingga dapat memenuhi kebutuhan cairan bayi.
Jadi ia tidak akan merasa haus meski tidak diberi air minum. Hindmilk adalah air susu yang diproduksi pada akhir proses menyusui. Kadar lemaknya cukup tinggi 3 kali dibandingkan foremilk tapi jumlahnya lebih sedikit. Karena itu, warna jenis susu ibu ini lebih putih dibandingkan foremilk. Tingginya jumlah lemak dalam hindmilk akan memenuhi kebutuhan kalori dan rasa kenyang pada bayi.
Adapun manfaat ASI antara lain :
1. BAGI IBU
• Dengan menyusui bagi rahim ibu akan berkontraksi yang dapat menyebabkan pengembalian keukuran sebelum hamil
• Mempercepat berhentinya pendarahan setelah melahirkan.
• Dengan menyusui maka kesuburan ibu menjadi berkurang untuk beberapa bulan (sebagai KB alami)
• Hubungan yang lebih erat karena secara alamiah terjadi kontak kulit yang erat, bagi perkembangan psikis dan emosional antara ibu dan anak.
• Praktis, ekonomis, dan tidak repot
• Mengurangi resiko terjadinya kanker payudara pada ibu
2. BAGI BAYI
• ASI merupakan makanan alamiah yang baik untuk bayi, praktis, ekonomis, mudah dicerna untuk memiliki komposisi, zat gizi yang ideal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan pencernaan bayi.
• Meningkatkan kecerdasan anak. Menurut banyak penelitian, bayi yang diberi ASI memiliki tingkat kecerdasan lebih tinggi dibanding bayi yang diberi susu formula.
• ASI mengandung zat pelindung (antibodi) yang dapat melindungi bayi selama 5-6 bulan pertama, seperti: Immunoglobin, Lysozyme, Complemen C3 dan C4, Antistapiloccocus, lactobacillus, Bifidus, Lactoferrin.
• ASI tidak menyebabkan alergi pada bayi.
• Proses pemberian ASI dapat menjalin hubungan psikologis antara ibu dan bayi.
Masih banyaknya ibu yang menolak memberikan ASI eksklusif kepada bayinya karena berbagai alasan. Semoga artikel ini dapat memberikan penjelasan untuk ibu-ibu agar mereka berkomitmen untuk memberikan ASI eksklusif untuk bayinya demi masa depan generasi penerus bangsa.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment